February 2, 2023

Sejak awal tahun lima puluhan, minat yang besar telah muncul tentang Jambu biji, terutama daunnya. Upaya dilakukan untuk mengidentifikasi bahan yang efektif dalam berbagai khasiat obat yang ditunjukkan oleh daun jambu biji. Daun jambu biji digunakan dalam berbagai obat asli yang digunakan. Daun jambu biji memiliki kandungan yang berperan dalam berbagai penyakit seperti kanker, infeksi, peradangan, dan nyeri. Minyak atsiri daun jambu biji sangat efektif dalam meningkatkan prognosis kanker dan penyakit imunologi lainnya.

Daun jambu biji telah digunakan untuk mengobati diare dan kulit kayunya digunakan untuk tindakan mikrobisida dan astringen. Daun dan kulit kayu juga digunakan dalam disentri dan diabetes. Jambu biji berasal dari Peru dan penggalian arkeologi telah mengungkapkan bahwa itu dibudidayakan oleh penduduk asli. Pohon itu tersebar luas di hutan hujan dan oleh karena itu memiliki sejarah panjang penggunaannya oleh penduduk asli hutan hujan ini dan masih digunakan di zaman modern.

Rebusan daun dan kulit kayu digunakan oleh penduduk asli Tikuna untuk disentri. Perawatan ini sangat efektif sehingga digunakan oleh penduduk kota juga. Suku Indian Amazon juga menggunakan ekstrak daunnya untuk diare dan sebagai obat kumur untuk sakit tenggorokan, emesis, penyakit pencernaan, dan gangguan menstruasi. Daunnya juga digunakan sebagai penyegar mulut dan meredakan sakit gigi. Ekstrak daunnya juga digunakan sebagai douche untuk kandidiasis dan untuk mengencangkan dinding vagina terutama setelah melahirkan. Daun ditumbuk dan dioleskan pada luka dan memar. Bunga dihancurkan dan ekstraknya digunakan sebagai obat tetes mata untuk mengurangi rasa sakit dan terbakar selama konjungtivitis atau sengatan matahari. Manfaat daun jambu juga telah disebutkan dalam farmakopia Belanda kuno. Buah itu dibawa ke belahan dunia lain oleh Belanda dan penjelajah lainnya. Di zaman modern jambu biji ditemukan di sebagian besar dunia, untuk informasi-informasi menarik lainnya di PelangiIndonesia.net.

Jambu biji kaya akan saponin, karotenoid, lektin, flavonoid, minyak atsiri, vitamin, tanin, fenol, triterpen, serat dan asam lemak. Ini juga merupakan sumber yang kaya Vitamin C berkali-kali lebih besar dari jeruk. Ini juga memiliki jumlah Vitamin A. Daunnya sangat kaya akan flavonoid seperti Quercetin. Sebagian besar khasiat jambu biji dikaitkan dengan flavonoid ini. Flavonoid juga bertanggung jawab atas aktivitas anti-bakteri daun jambu biji. Quercetin juga bertanggung jawab atas tindakan anti diare daun jambu biji karena melemaskan otot polos saluran GI dan juga menghambat kontraksi usus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *